|
Jun
21
|
Alkisah, Kamis kemarin saya sedang berfacebook ria di warnet, tiba-tiba muncul notifikasi di pojok kanan bawah halaman facebook yang sedang saya buka, ada notifikasi yang menyebutkan bahwa ada sebuah pesan di wall dari seorang kawan. Saya pun segera menuju wall, dan saya agak terkejut dengan pesan yang saya dapat itu.
Ya, sebuah berita duka, meninggalnya guru dari sekolah saya, yang juga merupakan ayah dari kawan lama saya. Innalilahi wa inailaihi raji’un. Beliau memang telah menderita sakit paru-paru sekitar 1 tahunan, dan rupanya kemarin kamis , beliau sudah tidak tertolong lagi.
Ah, saya waktu kecil sering sekali bertemu dengan beliau, karena saya dan kawan lama saya itu waktu SD sangat dekat, dimana saya sering main ke rumahnya, jadi otomatis saya sering bertemu dengan beliau. Wajah beliau pun masih jelas tergambar di pikiran saya.
Sekitar pukul setengah 2 saya pun pergi melayat ke rumah beliau, bersama Jaya, teman saya. Saat saya sampai disana, suasana sudah ramai, dan ternyata kawan saya yang merupakan anak dari almarhum, sedang di Purwokerto untuk mengurus pendaftaran SNMPTN di UnSoed. Saya berharap belum ada yang memberi tahu kabar duka ini padanya, karena takut akan jadi pikiran di jalan, karena jarak dari Purwokerto ke rumahnya cukup jauh, memakan waktu sekitar satu setengah jam. Tapi ternyata kenyataannya lain, ternyata ada yang keceplosan sms dia dan memberitahu kabar itu. Otomatis kawan saya itu bergegas pulang bersama Oki, kawan saya yang lain, mereka pun ngebut dari Purwokerto untuk segera pulang.
Saat itu jenazah akan segera disholatkan, dan saya pun segera mengambil air wudhu untuk ikut mensholatkan beliau. Ya, saat itu saya melakukan sholat jenazah untuk pertama kalinya, dan sebelumnya saya hanya menghafalkan doa-doanya untuk keperluan ujian agama saja
, jadi saat itu saya pun agak lupa dengan doa-doa yang dibaca, saya pun bertanya kepada Jaya, untuk memastikan doa apa saja yang akan dibaca saat sholat jenazah nanti
.
Saya pun selesai mensholatkan beliau, lalu saya duduk bareng kawan yang lain di halaman rumah almarhum, saat itu saya sedang ngobrolin masalah capres bersama si Jaya dan Luthfi, tiba-tiba Jaya, bangun dan segera lari, saya perhatikan, oh ternyata kawan saya yang anak dari almarhum pulang, dia segera berlari masuk kedalam rumah, Jaya pun menyusulnya berusaha menenangkannya, tak lama berselang, kawan saya itu pun menangis sejadi-jadinya, keras sekali sampai terdengar keras di halam rumah, “Bapak pundi bu?” begitu teriakannya pada ibunya, terus menerus, sambil menangis, ah saya pun ikut nelangsa, tak tega mendengarkannya
.
Ah, kematian, seperti firman Tuhan, tiap-tiap yang bernyawa pasti akan mati, dan tidak ada yang bisa menunda ataupun memajukannya apabila telah tiba waktunya. Kejadian kemarin ternyata membuat saya melek dan sadar akan kematian, yang pasti menimpa siapa saja, dan tidak memandang usia. Karena usia ayah kawan saya itu belum genap 50, sedangkan banyak yang berusia 80 bahkan 90 yang masih hidup. Jadi jelaslah, kematian tidak memandang usia.
Sekali lagi, saya tersadar, bahwa suatu saat saya juga akan mengalaminya, mengalami kematian, tak berdaya di pembaringan terakhir. Ya, tak ada yang abadi, seperti yang didendangkan oleh band favorit saya ,Peterpan.
Ah, begitulah, kita manusia, lahir bukan karena kehendak kita sendiri, mati pun bukan karena kehendak kita sendiri. Sungguh Tuhan sangat berkuasa penuh pada diri kita. Saya pun tersadar, ah, untuk apa bersombong-sombong ria di dunia ini, toh pada akhirnya kita akan mati. Dikubur, dari tanah kembali ke tanah.
Astaghfirullah hal’adzim. Bismillah, semoga saya bisa instrospeksi diri. Dan saya akan berusaha, mumpung masih hidup, saya akan terus bersusaha menjadi manusia yang berguna bagi sesama
26 Responses to “Tak Ada yang Abadi”
Leave a Reply






Using
baca judulnya doank dah bikin aku termenung
Using
Semoga kawanmu tak kacau kuliahnya sepertiku, hahaa…
*sudah lama gak mudik, apalagi ziarah, whew*
Using
yup, introspeksi emang penting banget
Using
Innalillahi Wa innailaihi Rooji’uun
Kalimat ini sudah lebih dari cuku untuk menjelaskan bahwa memang tak ada yang abadi selain Alloh Subhanahu Wa ta’ala
MIftahur’s last blog post..10 Shortcut penting saat berinternet
Using
Yup, di dunia ini tak ada yang sempurna….
Asop’s last blog post..Mempromosikan Clothing Store Seorang Kawan
Using
Tak ada yang abadi selain Allah SWT.
Btw,, salam kenal buat mas Fadhil yaa……
Chayoo…..
Using
bener…
kita juga harus siap dan benar2 mempersiapkan…
Using
memang sholat jenazah itu baik untuk diikuti… hehehe.. saya juga sering lupa… tapi kalau sudah berdiri.. jadi ingat sendiri secara spontan…
Using
Ikut sampai mayatnya ditanam ga?
Menurut saya itu lebih terasa dibanding shalat jenazah. Perhatikan gimana dia diletakkan sendirian dalam lubang, sekian meter dibawah tanah. Lalu ditimpa dengan tanah, sekop demi sekop. Yang mengurug pun orang bayaran.
Lihat gimana orang-orang nangis berdoa, ga sampe beberapa menit smuanya kompak bubar, kembali sibuk dengan urusan masing-masing. Si mayat ditinggal sendirian, sekian meter dibawah tanah.
Eh… lagi ngetik ini kok saya denger kayak ada teriakan2 aneh gitu ya, samar-samar… dah dulu ah.
guh’s last blog post..Masih tentang Ora Ilok
Using
oo.. biarkan, aku bernafas sejenak sebelum hilang.. *lha, kok malah nyanyi..
AeArc’s last blog post..Fenomena "Alnect Computer"
Using
ketidakabadian itu seharusnya memacu diri untuk selalu taat beribadah kepada-Nya
guskar’s last blog post..Memberi dan Menerima Kepercayaan
Using
kirain bahas tentang peterpan… hehehehehe….
AlvienRizki’s last blog post..Ajax PR Checker > Script Untuk Membuat PR Checker
Using
jadi turut berduka cita…
yah.. begitulah hidup.. syukurilah kita bisa bernafas hingga detik ini, karena kita tidak bisa menjamin entah satu menit, satu jam, satu hari, satu bulan ke depan kita masih ada di dunia fana ini..
sungguh manusia yang beruntung yang bisa memanfaatkan nafas nya yang sebentar dalam kebaikan…
salam kenal bro.
kucrit’s last blog post..Blog Review
Using
Bener mas, Kita semua pasti akan kembali kepada Nya, semoga jika saat itu tiba kita dalam keadaan yang baik menurut Nya, amin
pencari cara sukses adsense’s last blog post..Saya Pemula, Bisakah Saya Mendapat Uang Dari Internet ?
Using
kabar itu aku terima dalam perjalanan…

sedih banget setelah menerima kabar itu…
apalagi setelah waktu baca ceritamu…
semoga amal kebaikan almarhum diterima di sisi-Nya…
di lapangkan kuburnya…
dan bagi yang ditinggalkan, di tabahkan hatinya…
sipoet’s last blog post..KyRaNa–Part 1
Using
kematian adalah kiamat kecil, semoga saya bsia belajar dari tulisan sampeyan ini
Using
semoga bapak teman mas… dapat tempat yg layak di sisiNYa… amin
Di dunia ini memang semuanya fana, gak ada yg abadi, apapun itu. Yang abadi adalah ketidakabadian itu sendiri.
zefka’s last blog post..Keluarga vs Pacar (beda keyakinan? bisa gak sih?)
Using
innalillahi wa innailaihi rojiun, eh tapi yam, keknyah sekarang tuh banyak mayat2 berjalan dimuka bumi, je
mereka2 itulah yang udah mati (mati rasa, mati hati, )
abeeayang’s last blog post..gaya kepemimpinan: gaya penentu kecepatan
Using
bener mas fadhil. hanya Tuhan yang bisa mengatur soal kematian hamba-Nya. semoga kita bisa senantiasa menemukan cinta-Nya.
sawali tuhusetya’s last blog post..Apologi Berlebihan Tim Sukses Capres
Using
saya selalu bergidik setiap memikirkan kematian..
iman saya kali ya yang belum kuat…
hm..
morishige’s last blog post..Cerita Dari Sosrowijayan
Using
habis kehilangan seseorang juga
dan menyadari bahwa memang kematian itu dekat..
masih takut bila ternyata bekal belum cukup..
lam kenal..thx 4 u’r comment in my blog
ans’s last blog post..MIPA EXPO (MIX 09)
Using
Mas, sampean dapet Award lho!
Mampir ya ke blog ku…
Miftahur’s last blog post..Award Pertamaku
Using
kalau takut mati knapa kita harus hidup??? ya kan???
Using
saya merasa tercerahkan ni
terima kasih
Using
Innalillahi wainna ilaihi rooji’uun. Ndherek bela sungkawa… Moga amal kebaikannya diterima Alloh subhanahu wata’ala…
Using
turut berduka cita untuk ayah temenmu…
benar sekali, kita ini ciptaan-NYA, kita pasti kembali pada-NYA
postingan bagus
sugiman’s last blog post..Teliti sebelum membeli