Apr 30

Ya, itulah nick name, eh long name (karena panjang :mrgreen: ) yang saya gunakan di dunia maya saat ini. Baik di blogosphere maupun di plurkosphere. Nama tersebut mungkin tidak efisien, tapi biarlah, karena saya suka, hehehe. Jadi ijinkan saya bercerita sejenak tentang nama yang saya pakai saat ini.
Alkisah pada suatu ketika, melalui internet, saya mendapat kabar tentang lagu barunya Sheila on 7 yang berjudul generasi patah hati, dari judulnya saja saya rasa lagu ini menarik. Lalu saya meluncur ke pusat download favorit saya saat ini, IndoWebster, yap bagi fakir benwit seperti saya download id IDWS adalah suatu solusi cerdas, karena untuk download di pusat download luar negeri macam RapidShare atau 4share sangat berat. Saya pun mendownload lagu tersebut di sana. Lalu setelah mendengarkan lagu itu berkali-kali, saya pun menyukai lagu tersebut terutama di bagian reffnya :

Aku generasi yang patah hati, terlahir dengan kondisi dunia yang seperti ini,
Aku generasi yang patah hati, aku harus belajar tersenyum sebelum membunuh, sebelum membunuh rasa takutku….

Ya, rasanya kok lagu itu cocok sangat ya dengan kondisi saya , hehehe, kecuali lirik-lirik akhirnya tentu, karena saya belum memiliki istri dan anak :P
Ya, saya generasi patah hati, di tengah keadaan negeri ini yang bobork, pemerintahan yang bobrok, moral masyarakat yang bobrok. Saya seorang anti-mainstream, seorang penganut paham Anti-Nyontek di tengah-tengah masyarakat pelajar yang hobi nyontek. Ya, saya harus belajar tersenyum, membunuh rasa takut, dan berjuang menghadapi dunia. Patah hati harus disikapi dengan sikap positif. Tapi perlu dipahami, bahwa patah hati di sini bukan patah hati dalam urusan cinta, itu mah basi (LOL) . Tapi ini patah hati terhadap keadaan dunia yang saat ini, yang makin bobrok.
Ya, Aku lah generasi patah hati. Siap berjuang menghadapi kerasnya hidup. Semangat!

written by Generasi Patah Hati

Apr 30

Alkisah saya membaca postingan mas Guh di blognya yang lain, yang menggunakan domain .co.cc . dalam postingan tersebut beliau menulis bahwasanya sekarang dot co.cc hanya gratis satu tahun, tahun berikutnya untuk perpanjangan, akan dikenakan biaya. Awalnya saya tidak begitu percaya, lalu saya googling dan ternyata sudah banyak blog yang membahas tentang ini. Ya, ternyata benar adanya bahwa domain .co.cc sekarang tidak gratis lagi. Untuk memperpanjang domain kita harus membayar 3 dollar per tahunnya, atau kalau mau hemat bisa membayar sekaligus untuk 5 tahun dengan 10 dollar. Mungkin banyak yang kecewa dengan kenyataan ini. Tapi tentunya saya memaklumi, bahwa yang gratisan itu pasti ada kelemahannya.

Selama ini co.cc mengandalkan biaya dari donasi para membernya. Dan mungkin akhir-akhir ini sedikit yang memberikan donasi akhirnya mau tidak mau akan dikenakan biaya untuk perpanjangan domain.
Ah, untungnya saya sekarang suadh memiliki domain .web.id dan hosting gratis dari bang Gun, hehehe.

written by Generasi Patah Hati